Tampilkan postingan dengan label pascasarjana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pascasarjana. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Mei 2021

Kenapa Milih Lanjut S2 (?)

 


dear all,

Sudah dua tahun ini saya mempertanyakan banyak hal, kenapa kenapa dan selalu kenapa. Sama seperti pertama kali masuk ke pondok pesantren di tahun 2006. Kenapa. Tapi fokus "kenapa" yang akan saya bahas pada postingan kali ini adalah kenapa memilih lanjut S2. Sejak lulus di tahun 2019, saya diminta balik ke kampung halaman. Di awal tahun 2020 saya mengikuti tes CPNS formasi Widyaiswara. Karna untuk lulusan S2 Manajemen SDM pilihan nya waktu itu hanya dua. dosen di IAIN atau widyaiswara. Namun qadharullah saya ga berhasil lolos ke tahap SKB. 

Kemudian di pertengahan tahun 2020 saya diajakin teman yang sudah jadi PNS di kampus Unand untuk mendaftar di sebagai asisten dosen. Enam bulan yang menyenangkan, mengajar adik-adik junior, namun jika posisinya saya sebagai dosen, mungkin tugas tersebut tidak lagi semenyenangkan ini. Lebih banyak tuntutan. Seiring jalannya waktu, saya banyak berfikir, kenapa dulu memilih lanjut S2, sedangkan dalam diri sendiri belum menemukan tujuan apa yang ingin di raih. Benar-benar let it flow aja waktu itu, iseng-iseng ikut Simak S2 (disuruh mama sih sebenarnya), tapi alhamdulillah lulus. 

Sampai di kampus, saya menemukan banyak juga diantara teman-teman yang memilih lanjut, tidak dengan visi-misi yang sudah mendarah daging. Memilih S2 karna tidak punya pilihan lain, belum punya kerjaan yang proper, disuruh atasan, karna pengen cuti kerja, dll. Meskipun banyak juga diantara mereka yang kuliah memang atas keinginan besar untuk mencapai suatu tujuan. 

Nah, yang ingin saya highlight dalam tulisan ini adalah, jangan sampai teman-teman memilih lanjut S2 karna ingin menghindari pertanyaan "kapan nikah? / kerja dimana sekarang? / udah tamat sarjana kok dirumah-rumah aja?" Sayang banget sama ilmu yang tersia-siakan. Belum lagi rugi finansial, mau itu pembiayaan bersumber dari beasiswa, ataupun dana pribadi. 

Namun dari pertanyaan kenapa ke pertanyaan kenapa lain nya, saya jadi banyak belajar. Apalagi pad ada yang konsulltasi (masuk S1 dan/atau S2). Saya lebih akan banyak bertanya, apa sebenarnya yang mereka sukai, apa jenis mata pelajaran tersebut benar-benar menjadi cita-cita nya dimasa depan. Sampai saya pernah meminta junior untuk merenung terlebih dahulu, benar ga cita-cita itu cita-cita nya, atau hanya ego dan gengsi. 

Saya melihat banyak banget yang setelah tamat ga tau mau kemana, udah kerja di suatu tempat, tapi ga bisa menikmati pekerjaannya. Mungkin akan lebih baik, jika kelas konseling benar-benar menjalankan fungsinya dengan baik. Memetakan minat bakat dan apa tujuan murid-murid dalam mencari ilmu tersebut nantinya. 

with love
Zhee

Rabu, 11 Desember 2019

Proses menuju Magister di Ilmu Manajemen FEB UI

Dear all,

Alhamdulillah Officially M.S.M from FEB UI
  Setelah sekian abad gue ga buka blog ini, malam ini akhirnya gue merasa penuh dengan berbagai cerita yang dapat dibagikan di blog ini. Khususnya tentang kebahagiaan yang gue rasakan setelah berhasil menyelesaikan kuliah di Program Pascasarjana Ilmu Manajemen di kampus bergengsi Universitas Indonesia. Dua tahun merupakan waktu yang begitu cepat berlalu. Disaat gue baru merasakan indahnya ukhuah, asyiknya menjadi mahasiswa pascasarjana, bertemu dengan berbagai latar bekangan profesional, gue harus mengakhiri perantauan ini dan kembali ke daerah asal.
  Sebelumnya gue mau berterima kasih banyak kepada mom and dad gue yang selalu support dan berdoa tanpa lelah demi keberhasilan anaknya di pulau sebrang. Terima kasih juga sangat-sangat kepada dosen terkece ibu Riani Rachmawati yang dengan penuh kesabaran dan penuh ide-ide membimbing saya dan teman-teman seperjuangan Eme dan Nadira. saranghaeyoibu💜
  Terima kasih ini juga gue ucapkan spesial buat kak Je a.k.a Jenita Rahmi sahabat terbaik yang selalu ada menemani disaat suka dan duka di semester terkahir khusunya. Emak gue selama di Depok. Masakin tiap hari, nanyain kabar, ajakin jalan, berenang, ngemol, ampe ke kajian ust Adi Hidayat di dunia lain Bekasi. Terima kasih juga semua genks HIMMPAS UI 2019, kalian kece pake banget, kalian tempat ku kembali ketika merasa hidup ini bukan hanya untuk duniawi, ada kewajiban dakwi yang setiap muslim miliki, membersamai tugas ini bersama kalian adalah hal-hal terindah yang tak akan gue lupakan genks. Keep Hamasah Stay Foolish! Stay Hungry! and  Stay Young! 
  Disini gue mau berbagi pengalaman dalam mencari ide hingga proses penulisan thesis gue yang mengangkat judul "Pengaruh Dukungan Atasan dan Dukungan Tempat Kerja terhadapWell-being Karyawan pada Perusahaan Startup di Indonesia". 
  Di akhir semester 2 gue ikut seminar brown bag yang diadain PPIM, kebetulan yang ngisi bu Riri which is akhirnya jadi pembimbing gue. 
  Dari judul brown bag ini aja udah menarik banget kan, nah setelah mengikuti seminar, gue dan eme yang sebelumnya juga udah gue mention diatas, menhampiri bu Riri dan menyatakan kalo kami berminat dengan riset beliau. Dan Alhamdulillah nya Bu Riri nerima kami, kami diminta datang ke kantor beliau beberapa hari kemudian untuk membicarakan ini. Yang luar biasanya, saat itu di semester 2 PPIM belum memberikan kami pembimbing thesis, jadilah berkat pertemuan itu di awal semester 3 gue dan Eme berhasil menjadi mahasiswa bimbingan bu Riri. 
  Untuk menulis tesis ini, dibutukan penggalian teori dan penelitian terdahulu dari beberapa jurnal, hingga akhirnya kita memilih 1 atau 2 atau lebih jurnal yang menjadi acuan dan pedoman dalam membentuk model penelitian. Kebetulan gue memilih untuk mereplikasi sebuah penelitian terdahulu yang modelnya persis sama hanya saja konteks nya gue meneliti ini di perusahaan start-up yang sebagian besar pekerjaan merupakan generasi millenials kan... Kontek tersebut menjadi kebaharuan dalam penelitian yang gue angkat. Ujian banget sih masa-masa disaat gue harus kesana kemari bawa surat izin dari PPIM dan proposal  penelitian ke perusahaan yang ada di jabodetabek. Gue mendapat banyak banget penolakan, dan akhirnya ada lima perusahaan yang cukup terkenal mau menerima proposal gue dan gue diperbolehkan menyebar kuisioner di perusahaan mereka. Dan sisanya gue nyebar online minta tolong ke teman-teman gue yang udah kerja duluan di perusahaan sejenis start-up. Finally, I got 224 data. 
  Ujian berikutnya adalah saat mengolah data. Gue harus mengolah ini menggunakan aplikasi Lisrel karna penelitian ini menggunakan variabel mediasi. Gue dan eme tidak jarang bolak balik salemba buat ketemu suhu nya SEM yaitu Pak Styo Hari Wijanto, tau donk kan kalian,,,  itulo yang nulis buku ini:
Makasih banyak Bapak atas waktu dan ilmunya.

  Setelah berhasil mengolah data, saatnya gue membaca dan menganalisis hasil dari penelitian ini. Jujur, buat gue untuk menganalisis berdasarkan teori dan penelitian sebelumnya itu sulit banget.. Lebih mudah untuk menganalisis nya dengan logika dan fakta yang dialami sendiri atau dari cerita orang. Tapi saat ini gue berada di kelas akademisi, setiap tulisan musti ada sumber dan/atau kejelasan dari penelitian yang telah dilakukan. Dan pada akhirnya gue berhasil menyelesaikan tesis ini dalam waktu 1 tahun,, kelamaan sih, teman sekelas gue ada yang bisa 6 bulan soalnya.. hihihihi.. Luar biasa sih Mba Muthi ini. 
  Tanggal 13 Juni 2019 akhirnya gue dinyatakan Lulus sidang dengan beberapa revisi. Lulus ga semudah itu ferguso, hahahaha.. Dan tanggal 8 Juli 2019 gue eme dan nadira dinyatakan lulus secara sah setelah menyelesaikan revisi ke 3 dosen penguji kami. Thanks God..

 Oh iya.. sempat lupa, salah satu syarat yang ditetapin PPIM untuk kelulusan mahasiswa S2 adalah publikasi ilmiah, boleh jurnal nasional, internasional berskala Scopus, atau ikut konferensi internasional. Nah gue milih yang paling mudah proses nya, yaitu konferensi, kebetulan konf ini diadakan di Bali oleh President University. Nah kebetulan, alhamdulillah lagi ni, bersama bu Riri kami mengikuti Hibah Pitma-B, untuk penelitian, namun syaratnya hasil penelitian ini accepted di scopus. gue dan teman-teman nyangkanya kalo konf ini benar-benar terindeks scopus untuk proceedingnya, ternyata cuma untuk beberapa orang yang memiliki paper terbaik yang dapat dimuat di jurnal scopus tersebut. Jadilah gue dan eme ga dapat reimburse untuk perjalanan ini. hihihihihi. tapi ga papa, gue dapat pengalaman baru di pulau Bali.
  Dan pada akhirnya, untuk menuntaskan hutang ke Pitma-B gue dan eme harus nulis lagi, memodifikasi sedikit tesis kami untuk diikutsertakan dalam conference di IBIMA dan Alhamdulillah accepted: https://ibima.org/accepted-paper/the-influence-of-workplace-and-supervisor-support-on-employee-well-being-in-start-up-companies-in-indonesia/
  Alhamdulillah ga henti-hentinya gue ucapkan untuk banyak pencapaian yang telah gue lakukan dalam 2 tahun terakhir ini. Tapi gue masih merasa ada yang kurang, gue belum maksimal dalam berkontribusi untuk lingkungan gue, sekarang gue udah kembali ke masyarakat, gue harus membawa perubahan positif untuk lingkungan sekitar gue. Bantu doa nya ya genks..
  Ga nyangka tulisan ini bisa sepanjang ini, kalo ada yang mau bertanya bisa banget genks,, kontak langsung ke i.g gue aja yaa,,, https://www.instagram.com/zheefhaa/?hl=id

Bukittinggi, 11 Desember 2019
With Love       


Minggu, 01 April 2018

HIMMPAS UI

Dear kalian,

Terima kasih udah mau berkunjung di Zhee story,, malam ini aku punya semangat berlebih buat menyapa kalian, padahal aku lagi di tungguin si Thesis nii buat di kerjain,,, Tapi aku lebih milih nulis disini, lagi ga ada minat nesis. Jadi gimana ni kabar nya setelah membaca tulisan aku sebelumnya? udah pada baca lommm... janji abis bis baca ini kalian ke cerita aku yang sebelumnya ya, kita bahas tentang sabar ^_^

Guys.... kalian ada yang lagi S2 / S3 di UI alias Universitas Indonesia? kalian udah pada tau belum sih, kalo kita di Pascasarjana ini punya organisasi juga lho. HIMMPAS (Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana) UI.

Aku merasa punya keluarga disini. Menjadi bagian dari HIMMPAS UI, mempertemukanku dengan mereka teman-teman seperjuangan dengan berbagai latar belakang dan pengalaman. Jujur aja ya, selama menjadi anggota UI aku merasa kesepian, ga kenal banyak orang disini. Teman sejurusan aja ga sampe 20 orang, jurusan lain, ketemunya cuma pas berpaspasan. Teman adalah limited edition dalam presepsi aku saat itu. Maret kemaren aku diajak salah satu senior sekampung juga (thanks to Kak Ilmi) buat gabung di HIMMPAS, dan Alhamdulillah setelah melewati wawancara, diterimalah saya di bagian pembinaan. Kembali menyemplungkan diri di organisasi, mengingatkan ku akan suatu tujuan yang beberapa saat sempat terlupakan, "menebarkan manfaat". Selama beberapa saat aku merasa kosong, pergi kuliah, nugas, presentasi, pulang, (NUUL) hampa, berasa sia-sia hari hari yang aku jalani. Pengen berbuat baik, pengen bakti sosial, sendiri, mana bisa lah ya, ga ada power kalo kamu jalan sendiri, makanya butuh wadah yang menjebatani. HIMMPAS. Semoga ini bisa menjadi jembatan aku menjalani hari-hari di UI ini.. Menjadi wadah untuk belajar banyak hal. Aku sadar selama ini, banyak ilmu duniawi yang aku cari, kadang terlupa hidup ini hanya sebagai tempat persinggahan. Dalam menjalani hidup, sebagai seorang muslimah, aku pun perlu banyak belajar terkait ilmu agama. Sedikit banyak ini bisa dijadikan bekal bagi ku untuk berjalan dunia ini, ada pegangan, sehingga jika saatnya tiba nanti, ada koin-koin pahala yang bisa jadi penyelamat ku. gimana menurut kalian guys...(?)

Kenapa jadi bahas-bahas kematian sih ini...  Mungkin kalian merasa ga nyaman ya kalo bahasanya tentang ini, jangankan bahas, disebut kata-kata tersebut aja udah cukup mengganggu pikiran kita, bener ga si?

Tapi disini aku bahas sedikit tentang kematian, karna itu sesuatu kepastian yang akan kita hadapi guys, KELAHIRAN, JODOH, MAUT udah ada jadwalnya di atas sana. Kita butuh persiapan dalam menghadapinya. Btw, aku pernah baca, ada seorang sahabat yang dulu dimasa hidupnya dia selalu mengingat kematian, dengan cara apa? Dia buat kuburan di dalam rumahnya. ga tanggung tanggung, bukan hanya gundukan kuburan lho, tapi ini kuburan bisa ditidurin, ketika dia merasa jauh dari Allah, dia masuk ke dalam kuburannya, buat apa, zikrul maut. mengingat kematian, merasakan gelapnya pengapnya dibawah tanah. Beliau menjadikan itu salah satu jalan untuk mendapatkan kembali semangat beribadah dan menebar benih-benih kebaikan di sekitar nya.
Kalian ada yang berani buat kuburan dirumah kaya sahabat ini? kalo ada yang sudah punya boleh share ke kita di kolom coment yaa... >,<

Udah jalan kemana-mana ni cerita malam ini, dari organisasi sampe ke kematian, cuma pengen berbagi aja sih sebenarnya. Ketika seseorang itu mengatakan / mengajak orang lain dijalan kebaikan yang diredhoi Allah, sesungguhnya ia mendapatkan reward seumpama "unta merah" (dizaman Rasulullah saw.) kalo di ibaratkan sekarang kayak dapat "ferari". Siapa si yang ga mau dapat mobil mahal kek gitu,,, Makanya ayoks gabung dengan kita, komunitas penebar manfaat.

ehm, btw bole juga tu kalo ada komunitas penebar manfaat. kalian ada yang mau join  (?) aku tunggu coment - coment nya lho yaaa...

have a nice dreem,,
sambut hari esok untuk lebih bermanfaat,,
salam malam,


zhee

Rabu, 09 Agustus 2017

Masuk Pascasarjana di UI

Assalamu'alaikum
Selamat pagi teman-teman semua..... its my first writting at blogger. Ngga nyangka aja aku bisa diterima di Pascasarjana PPIM UI. Awalnya sih aku memang terobsesi melanjutkan study di pulau jawa. Oo iya, Btw, aku belum memperkenalkan diri nih,, kalian bisa manggil aku zeefa, aku kelahiran 1993 di medan. Dulu berjuang menamatkan pendidikan Degree di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Kampus II Payakumbuh. Sebelumnya aku mau ngucapin terima kasih banyak kepada Bp. Asmi Abbas S.E. M.M. , Bp. Agestayani S.E. M.M., Bp. Faisal Ali Ahmad SP., M.Si., serta Ibu Ranny Fitria Faisal BPM., MHRM., dan Ibu DR. Ratni Prima Lita S.E. M.M., selaku dosen Pembimbing dan penyemangat selama di dunia perkampusan. Terima kasih juga buat teman-teman seperjuangan M12 dan para pejuang LKEI FEUA Kampus II Pyk (kalian harus tetap semangat ya adek-adek ku)

Back to the topic,  aku disini mau share ke teman-teman tips n trik biar bisa tembus Pascasarjana UI yang katanya sulitnya 11-12 dengan masuk S1 UI. yang perlu kalian ketahui, untuk masuk S2/S3 disini cuma lewat tes SIMAK yang itu diadakan 2 gelombang di semester ganjil (khusus PPIM (Program Pascasarjana Ilmu Manajemen), Kalau MM (Magister Manajemen) dibuka di semester ganjil maupun genap. Akunya ituk gelombang ke 2 yang barengan sama SIMAK S1, jadi diadain ujiannya ada di beberapa kota di Indonesia, jadi ga harus ujian di depok.

Ujian simak ini terdiri dari 2 sesi, sesi pertama kalian akan mengerjakan soal TPA dalam waktu 120 menit. dan Soal B.Ingris terdiri dari Structure dan Reading dalam waktu 90 menit. Untuk contoh soal bisa di cek langsung di web SIMAK UI nya. Pesannya aku ya, kalian harus persiapan belajarnya jauh hari sebelum hari H. Jadi di H-2 sampai hari H bisa refresingin otak biar nanti fresh pas hari H ngerjain soalnya yang sedikit ribet. Aku sih pas keluar ruang ujian rasanya itu udah kayak pasrah gitu. Aku merasa soal-soalnya susah, apalagi reading, yang itu kelemahan aku banget. Kalau Soal TPA itu kalian harus hati-hati, kalau ga bisa jawab/ga pd itu bener ya ga usah jawab, soalnya dia pake sistem plus-minus. Nah kalau B.Ingris itu kalian harus jawab semua. kalo kata teacher aku, disaat waktu hampir habis kalian masih belum  menyelesaikan soal, kalian isi aja tapi pilih 1 opsi (A/B/C/D)  disamain, itu peluang benernya lebih besar dibanding kalian milih acak untuk setiap nomor. Trust me.. Aku make taktik itu di SIMAK kemaren sama 2x tes TOEFL ITP, hehehe,, alhamdulillah SIMAK nya lulus. TOEFL ITP nya dpt 465.

Nah, Pengumuman kelulusannya itu keluar sebulan setelah ujian SIMAK, tapi beda sama anak-anak PPIM S2 & S3 UI. di Minggu ke-2 aku mendapat SMS dan Email panggilan wawancara di depok. Itu rasanya antara percaya dan ngga lho, dipanggil wawancara berati SIMAK kemaren aku lulus.. Alhamdulillah. kata orang-orang disekitar aku "kalau mau masuk S2 itu ga susah, pasti lulus semua itu, wawancara cuma formalitas" saat itu aku ngga merasa tenang dengan ucapan-ucapan itu, aku masih belum yakin kalo wawancara itu pasti lulus. Aku perbanyak tahajut, duha, do'a minta ke Allah, Allah, tunjuki jalan yang engkau ridhoi untuk ku,, di Hari H sekitar 30 orang calon S2 UI dipanggil waktu itu Ramadhan, hari jum'at 9 Juni 2017 Jam 2 Siang. aku di PPIM ambil konsentrasi MSDM reguler. dan ternyata setelah lulus, baru tau kalo yang mewawancarai kemaren itu bukan sembarang dosen, tapi he currently holds an administrative position in the Faculty of Economics and Business as the Director of Graduate School of Management."WOW...". Big Thanks To Allah, udah memberikan kesempatan besar, diwawancarai oleh direktur PPIM. Dr. Irwan Adi Ekaputra M.M. FYI. wawancara ini full english, you should be able to speak and write in english if you want graduated from PPIM. karna apa, karna di akhir tahun perkuliahan kita harus mempublikasikan hasil penelitian di seminar nasional atau mempublikannya di jurnal nasional (minimal). Yang ditanya di tahap wawancara ini adalah latar belakang kamu sebelum nya (aktivitas di kampus S1 & Pekerjaan jika pernah bekerja), terus tujuan kamu setelah tamat dari PPIM ini apa, Siapa  yang membiayai kuliah disini nanti (pertanyaan ini menjadi penting, karna untuk kelas reguler aja ni ya kalian harus menguras kocek 15jt persemester dan 21jt persemester buat kelas khusus pekerja).

Waktu nya tibaa... pengumuman kelulusan diumumkan di wesite SIMAK tanggal 21 Juni 2017.
Selamat, Anda diterima sebagai calon mahasiswa baru Universitas Indonesia
Anda resmi menjadi mahasiswa Universitas Indonesia setelah melakukan pendaftaran ulang dan memenuhi persyaratan pendaftaran ulang yang diminta di bawah.
Program Studi
Ilmu Manajemen - Sumber Daya Manusia - Reguler
 
Alhamdulillah... waktu itu aku lagi ada dikamar sama adik sepupu yang kebetulan lagi libur , aku ga berani lihat, dan suruh dia baca isi pengumumannya, dia sampe loncat dari kasur bilangin ke ibuk aku "makwo... kak ira lulus" buat orang sekampung takajuik karnanya... 

Makasih mam,, pap,, atas do'anya yang ga pernah putus untuk kebaikan anak mu ini. ku yakin tanpa doa-doa kalian, aku tak mungkin ada disini. thanks for didil has be a greet sister.

zee janji akan berjuang sekuat tenaga untuk lulus tepat waktu 1.5 tahun dan menjadi dosen seperti mimpi kita.. 
 
buat calon calon maba Pasca UI. aku doakan kalian bisa lulus disini. nanti kita bisa ketemuan dan saling berbagi, yang mau bertanya ditunggu dikolom komentar yaa... 
 
HAVE A GREET DAY Guys....
                                                                                                        Depok, August 9, 2017